Kinerja Kuartal III 2026 Meroket, Penerimaan Bea Cukai Pontianak Tembus 220% dari Target
Di publish pada 15-10-2026 10:52:54
Bersama Menjaga Penerimaan Negara untuk Indonesia yang Lebih Maju
Menutup Triwulan III tahun 2026, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Pontianak membawa angin segar bagi penerimaan negara. Kinerja kepabeanan dan cukai di Kalimantan Barat menunjukkan tren yang sangat agresif dan positif. Hingga 30 September 2026, Bea Cukai Pontianak sukses mencatatkan total penerimaan sebesar Rp716,58 miliar. Angka ini melonjak tajam hingga mencapai 220,14% dari target yang ditetapkan sebesar Rp325,51 miliar.
Capaian luar biasa ini didorong oleh rapor hijau pada seluruh sektor penerimaan, di mana ketiganya berhasil melampaui target jauh di atas 100%. Penyumbang pundi-pundi negara terbesar berasal dari Bea Keluar yang terealisasi sebesar Rp618,80 miliar atau 242,82% dari target. Sementara itu, Bea Masuk turut mencatatkan performa impresif dengan realisasi Rp56,77 miliar (162,93%), disusul oleh penerimaan Cukai yang kuat pada angka Rp41,00 miliar (114,44%).
Meroketnya penerimaan Bea Keluar ini merupakan cerminan langsung dari tingginya gairah aktivitas ekspor di wilayah kerja KPPBC Pontianak. Tercatat, total nilai devisa ekspor hingga September 2026 menyentuh angka fantastis, yakni USD 810,69 juta. Sektor industri pengolahan sumber daya alam terbukti masih menjadi primadona yang mendongkrak devisa. Komoditas unggulan seperti Minyak Mentah Kelapa dan Minyak Goreng Kelapa menjadi penyumbang terbesar dengan nilai devisa masing-masing mencapai USD 278,56 juta dan USD 184,98 juta.
Produk-produk lokal dari Kalimantan Barat ini sukses menembus pasar global, dengan Mesir, China, dan Malaysia menjadi tiga negara tujuan ekspor utama. Perusahaan-perusahaan eksportir yaitu Pacific Bio Industry dan Energi Unggul Persada tercatat menjadi motor penggerak utama dalam mendongkrak nilai ekspor di periode ini. Di sisi lain, aktivitas impor juga menunjukkan kelancaran arus barang yang mendukung operasional industri dalam negeri. Impor komoditas seperti bahan bakar, kapal dan perahu serta kelancaran dagang dari negara mitra dagang utama seperti China dan Malaysia. Hal ini menegaskan peran penting Bea Cukai Pontianak dalam memfasilitasi masuknya barang modal dan bahan baku yang vital bagi roda ekonomi daerah.
Pencapaian melampaui target di penghujung Triwulan III ini bukanlah sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud nyata dari bergairahnya sektor perdagangan internasional di Kalimantan Barat serta buah dari sinergi yang baik antara pemerintah dan pelaku usaha. Memasuki kuartal terakhir tahun 2026, Bea Cukai Pontianak berkomitmen penuh untuk terus menjaga momentum positif ini. Dengan terus menghadirkan layanan kepabeanan yang cepat, mudah, dan transparan, Bea Cukai Pontianak optimis dapat mengakhiri tahun 2026 dengan torehan prestasi yang semakin membanggakan bagi ekonomi daerah maupun nasional.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Official Website KPPBC Tmp B Pontianak Bea Cukai Pontianak Kantor Bea Cukai KPPBC Tmp B Pontianak Bea Cukai Kalimantan Barat Bea Cukai Kalbar Layanan Kepabeanan Layanan Cukai Kepabeanan Cukai Impor Ekspor Pengawasan Fasilitas Kepabeanan Anti Korupsi Pencegahan Gratifikasi Pengaduan Informasi Publik Layanan Online Perizinan Pengguna Jasa Bea Mmee Imei Daftar Imei Maju Pontianak Pontianak Pnk Beacukai Pnk Bea Cukai Pnk
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses